Hubungan Pola Makan Dengan Resiko Gastritis Pada Remaja Kelas XII di SMAI Asyafi'iyah 02 Bekasi
Abstract
Peradangan mukosa lambung yang akut, persisten, lokal atau meluas dikenal sebagai gastritis. Orang dengan pola makan yang tidak teratur atau mengonsumsi makanan akan menyebabkan lambung menghasilkan asam lambung berlebihan besar kemungkinan akan menderita penyakit ini. Kebiasaan makan seseorang, termasuk rutinitas waktu makan, pilihan makanan, dan ukuran porsi makanan akan mempengaruhi terjadi Gastritis. Remaja yang memiliki pola makan yang buruk rentan menderita penyakit ini. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan resiko gastritis pada remaja kelas XII SMAI Asyafi'iyah 02 Bekasi. Metodologi penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional korelasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas XII SMAI Asyafi'iyah 02 Bekasi, dan stratified random sampling digunakan sebagai metode pengambilan sampel. Sampel yang diambil berjumlah 61 siswa. Hasil penelitian yang didapatkan adalah 67,2% siswa memiliki kebiasaan makan yang buruk dengan 62,3% beresiko Gastrititis. Berdasarkan uji Chi Square diperoleh nilai pvalue 0,005 yang menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Simpulan yang didapatkan adalah remaja kelas XII SMAI Asyafi'iyah 02 Bekasi mengalami resiko gastritis.
