STIGMA DIRI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN SKIZOFRENIA: IMPLIKASI TERHADAP OUTCOME PELAYANAN KEPERAWATAN

Authors

  • Muhammad Syahid Hidayat National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan. Author
  • Ana fadilah STIKes Cendekia Utama Author
  • Wildan Alexandra Muhammad Universitas Jember Author

DOI:

https://doi.org/10.67717/740320

Abstract

Pendahuluan:

Skizofrenia merupakan gangguan mental berat yang tidak hanya ditandai dengan gejala klinis, tetapi juga menimbulkan dampak psikososial yang kompleks, termasuk stigma diri pada pasien. Stigma diri muncul ketika individu dengan gangguan jiwa menginternalisasi pandangan negatif masyarakat terhadap kondisi mereka, yang dapat memengaruhi harga diri, motivasi, dan hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stigma diri dan kualitas hidup pasien skizofrenia sebagai indikator luaran pelayanan keperawatan di rumah sakit jiwa.

 

Metode:

Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 655 pasien skizofrenia rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Makassar. Sebanyak 87 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Internalized Stigma of Mental Illness (ISMI) untuk mengukur stigma diri dan instrumen WHOQOL-BREF untuk menilai kualitas hidup. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman rho.

 

Hasil:

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien mengalami stigma diri kategori sedang (72,4%) dan memiliki kualitas hidup rendah (94,3%). Rata-rata skor stigma diri adalah 77,20 (SD = 11,886), sedangkan rata-rata skor kualitas hidup adalah 53,29 (SD = 4,179). Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara stigma diri dan kualitas hidup (r = −0,408; p = 0,000), yang berarti semakin tinggi stigma diri, semakin rendah kualitas hidup pasien.

 

Diskusi:

Temuan ini menunjukkan bahwa stigma diri memiliki dampak yang merugikan terhadap kualitas hidup pasien skizofrenia. Oleh karena itu, manajemen pelayanan keperawatan di rumah sakit jiwa perlu mengembangkan intervensi psikososial yang efektif untuk mengurangi stigma diri dan meningkatkan kualitas hidup pasien sebagai bagian dari pelayanan kesehatan mental yang komprehensif.

Downloads

Published

2026-07-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hidayat, M. S., Ana fadilah, & Wildan Alexandra Muhammad. (2026). STIGMA DIRI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN SKIZOFRENIA: IMPLIKASI TERHADAP OUTCOME PELAYANAN KEPERAWATAN. Optimal Nursing Journal, 3(1). https://doi.org/10.67717/740320